Menjelang Nikmatnya Ramadhan !

Posted on

Selamat!

Hari ini, banyak sekali kenikmatan yang Allah limpahkan kepada para hambaNya, nikmat sehat, nikmat pekerjaan, nikmat siswa yang keren, nikmat hadiah, nikmat makan, nikmat kesempatan mencari ilmu, nikmat bertemu kawan, nikmat menjalin silaturahim, dan nikmat melaksanakan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Alhamdulillah, banyak sekali Allah berikan semua sampai tak bisa ditulis satu persatu.

Selamat, saya ucapkan kepada temanku Gondhol Sumargiyono, S.Pd.T yang telah memperoleh kesempatan untuk berkarya -lagi- dengan rayi-rayinya (baca:murid2) hingga telah membawa nama SMK N 2 Wonosari ke dunia seni tingkat Internasional. Sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan, tentunya, bagi siswa – siswa yang mengikuti. Selamat atas kerja kerasnya, semoga Allah melimpahkan rezeki yang luas untuk mas Gondhol.

Selamat juga karena sekali merengkuh dayung dua macam perlombaan dimenangkan, mewakili Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gunungkidul di tingkat propinsi juga mendapat juara kedua. Kalau tidak karena para siswaku pentas di Taman Budaya Yogyakarta, mungkin saya juga tak akan masuk gedung TBY.

Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, bagi umat muslim, karena lingkungan tempat tinggalku mulai puasa besuk hari Rabu, 11 Agustus 2010. Saya mohon maaf lahir batin, barangkali tulisan-tulisanku banyak yang salah sampai menyinggung perasaan pembaca semua. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya dan menerangi jalan lurusNya. Bulan depan adalah bulan yang penuh barokah, saat paling tenteram, nyaman dan nuansa keislaman yang begitu kental. Saat dimana keluarga dapat berkumpul untuk makan bersama, karena jadwal makan selama bulan ramadhan sangat tepat, tidak ada yang mendahului berbuka puasa walau sedetik saja, atau mengakhirkan sahur barang sepuluh menit. Semua serentak dan bersama dalam satu waktu. Kita dapat menikmati segernya seteguk teh manis panas (ginasthel) dan semangkuk kolak (menu buka puasa yang wajib ada-kata anakku). Dan bagi saya -karena saya tidak punya pembantu- menyiapkan menu buka dan sahur merupakan tantangan tersendiri karena saya tak hoby memasak, tapi kalau puasa malah jarang beli sayur mateng, semua dimasak sendiri. ‘Wah, ternyata ibu pintar masak juga’, kata putriku! Hmm… sebenarnya yang bikin males masak karena cucian piring dan bekakasnya jadi banyaaaaaaak! Yang pasti karena menunya ndak ada yang pas dengan yang dijual.

Semoga Allah memberikan kekuatan bagi umatNya untuk menahan hawa nafsu, memenjarakan semua nafsu, nafsu makan minum, nafsu amarah, nafsu ghibah, nafsu riak, nafsu sombong, nafsu pamer, nafsu harta, nafsu menyakiti hati, nafsu bohong, nafsu berprasangka buruk, nafsu menuduh, nafsu belanja, nafsu nonton sinetron, nafsu menganggur, nafsu nggresulo, nafsu berkhianat, sehingga kita terlahir suci kembali. Dan Allah mengganjar kita dengan surgaNya kelak. Amin!

Semoga Allah memberikan kesempatan kita untuk memperbanyak amal shalih, dan selalu menjaganya hingga akhir hayat!

Mari berkarya, agar hidup kita bermakna!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s