Bangun Pagi Yuk!

Posted on

Sebenarnya setiap manusia diberi karunia yang sangat luar biasa oleh Allah swt, tinggal bagaimana kita memanage semua pemberian Allah tersebut. Ketika kita terlalu sibuk mengelola urusan dunia, maka sudah sewajarnya kalau kita mengambil “jatah” waktu untuk Allah! Sama seperti ketika kita mempunyai anak, ketika masih lemah kita bimbing dengan penuh kasih. tetapi ketika mereka beranjak dewasa dan memiliki dunia sendiri maka kadang tak pernah lagi “menyapa” kita sehingga kadang kita merasa sangat rindu mereka.

Jika kita membuat analogi sederhana, maka semakin dekat seorang anak dengan orang tuanya, maka limpahan kasih akan semakin banyak.

Nah, untuk mendapatkan “perhatian” dari Allah maka mari kita selalu mendekat kepadaNya, tak cuma jadwal lima waktu yang tak bisa lagi ditawar tetapi juga ‘mencuri’ waktu-waktu lain di luar yang wajib.

Lantas apa hubungannya dengan bangun pagi?

Bangun pagi adalah sunah rosul, tak cuma karena kebutuhan atau kewajiban kita untuk prepare ke tempat kerja. Apalagi bagi kita yang sudah berkepala tiga, sudah saatnya cooling down untuk lebih mendekat kepadaNya.

Dengan bangun lebih awal, orang dapat menambah alokasi waktu untuk bermunajat kepada sang pencipta sambil menunggu adzan subuh. Bagi ibu-ibu, bangun pagi-pagi sekali (isuk umun-umun) sudah meruapakan hal biasa yang secara naluri melekat pada ke-ibu-annya. Namun sayangnya para ibu bangun pagi didorong oleh semangat untuk menyediakan sarapan bagi suami dan putra-putrinya. Ya, ini adalah tugas yang sangat mulia! Tetapi kadang-kadang subuhnya pun menjadi molor karena ‘nanggung‘ supaya tidak gosong masakannya. Saya melihat ini adalah realitas yang saya alami sejak kecil ketika sampai saat ini ibu saya masih rajin masak pagi-pagi sekali meskipun hanya tinggal berdua dengan bapak saya. Sebenarnya saya iri sekali! Namun terkadang tidak sempat sholat tahajud karena keburu masak khawatir tidak mateng sebelum jam 6 pagi. Nah, karena pembiasaan seperti ini, saya pun terbiasa ‘wajib’ sarapan sampai sekarang.

Bedanya?

Saya mencoba mengatur strategi waktu masaknya, saya ajukan jadi jam 8 malam sehingga besuk pagi tinggal membuatkan lauk untuk bekal sekolah dan sarapan pagi.

Waktu setengah jam sebelum subuhpun dapat saya manfaatkan untuk ‘sowan’ Allah lalu dilanjutkan jamaah subuh di masjid. Para ibu dapat menikmati alam raya yang sangat indah pada waktu subuh, lihatlah langit sangat indah bertaburan bintang, ini akan menambah syukur kita pada Allah.

Lalu bagaimana caranya supaya dapat bangun lebih awal?

Ada beberapa tips yang semoga bermanfaat :

1. Selesaikan pekerjaan kantor/rumah sebelum jam 9 malam

2. Siapkan semua perlengkapan yang harus dibawa ke kantor sebelum jam 9 malam (masukkan ke tas sekalian)

3. Pastikan baju, sepatu, jilbab, dan asesorisnya ready

4. Jika masih mempunyai balita biasakan tidur sebelum jam 9 malam ( lebih awal lebih baik)

5. Pastikan perlengkapan sekolah mereka sudah ready (buku, sepatu, tas, kaos kaki, tempat makan/minum, seragam)

6. Jangan tidur siang lebih dari 30 menit

7. Hindari minum kopi pada sore apalagi malam hari

8. Pastikan piranti sarapan pagi sudah ada di dapur atau di kulkas

9. Kerjasama dengan pasangan ( selalu berusaha)

Wah ribet ya? Tentu ribet awalnya, tetapi bagi anda yang sudah mandiri dan tinggal hanya dengan keluarga inti tanpa pembantu barangkali memang harus selalu berupaya menjadi lebih baik.

Karena kita hidup tak hanya sendiri, maka tips tersebut juga memerlukan dukungan dari semua pihak di dalam keluarga. Jikalau anda tinggal bersama pembantu atau orang tua, tentunya anda tak harus njlimet mengatur waktu, karena masih banyak orang-orang di sekitar anda yang akan menghandle pekerjaan.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s