Temanku menikah

Posted on Updated on

Hari ini, tepatnya besuk (undangan), temanku merayakan pesta pernikahannya. Bukan pestanya yang akan aku tulis tetapi perjalanan menuju tempat pesta yang menarik perhatian!

Selama hampir 30 tahun lebih saya tinggal di Gunungkidul baru kali ini saya menyambangi daerah Sangrah Lor (smoga bener?) Panggang.

Hmmmmm… fenomena perjalanan yang menantang bagi seorang perempuan.


Subhanallah! Disepanjang jalan tanaman menghijau, pohon jati, akasia, dan masih banyak lagi yang lainnya. Membuktikan bahwa Gunungkidul bukan daerah tandus yang kering kerontang.
Perjalanan dari kota Wonosari (menurut Bu Harini teman saya yang membonceng) selama 60 menit-tetapi kadang berhenti menunggu teman yang di belakang- menuju kecamatan Playen, belok kanan ke arah Banyusoca. Kalau ke daerah Banyusoca saya sudah pernah ke sumber airnya ketika mendampingi siswa-siswa Bhakti Sosial di masjid setempat. Perjalanan dari Playen ke Banyusoca juga sangat adem, sejuk karena tidak banyak kendaraan yang melintas. Di kanan kiri jalan membentang hutan yang menghijau! Hiii… kalau sendirian pasti saya sudah berbalik arah! Pulang!
Dari lapangan Banyusoca ambil arah selatan ( semoga nggak bingung) . Lha ini perjalanan yang mangasyikkan baru dimulai, tak hanya berkelok, menanjak, dan kadang sedikit nggronjal. Kami bersepeda beriringan, untung saya memboncengkan Bu Harini, wah kalau tidak, pastilah sakit badanku ini karena terguncang, kalau boncengan berarti ada beban tambahan!
SubhanaLLah sangat memikat, karena kadang harus mlipir-mlipir memilih jalan yang agak halus jadi harus lihai mengijak rem dan presneleng!
Kadang naik sangat tinggi, tapi diujung sana turun sangat curam. Anehnya anak-anak muda di sana berkendaraan tanpa mengenakan helm, masih ngebut pula!
Pada bagian perjalanan tertentu, jalannya curam banget, eh di bawah sana sungai dengan air coklat mengalir deras! Weleh-weleh kalau remnya blong, hi…….???????
Dari jembatan sungai tersebut, perjalanan kembali naik, saya pakai roda gigi 2, eh ternyata jalan menuju ke tempat pesta harus belok kiri dan masih menanjak, alhamdulillah masih bisa oper presneleng!
Tepat pukul 10.15 WIB selamat sampai di lokasi pesta! Joglo/pendapa lengkap dengan arsitektur jawa!
Apa komentar tuan rumah, “sambil refreshing to Bu?”
Setelah minum teh, aneka camilan, sate ayam, semangkuk bakso puanas, rombongan pulang ke sekolah. Tidak lupa saya mengambilkan merchandise untuk teman-teman yang ‘nitip’ hm………. 10 buah, bagi yang tidak kebagian ya maklum!
Dalam perjalanan pulang, aku bertanya, “dulu waktu SMA, Pak Ari (temenku yang menikah) nglaju apa nge-kost ya?

Tepat pukul 11.00 WIB saya sampai di ruang guru. Yang bener berapa menit ya perjalanan sesungguhnya?

Selamat menempuh hidup baru untuk Pak Ari Gunawan, S.Pd. Semoga berbahagia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s